Kelurahan Kalibening Gelar Edukasi Covid-19

Untuk meningkatkan pengetahuan sekaligus mengedukasi warga masyarakat tentang corona virus disease (covid-19), Kelurahan Kalibening menggelar Rapat Sosialisasi, Edukasi dan Evaluasi Gugus Tugas Covid-19 Kelurahan Kalibening.
Dengan menerapkan protokol kesehatan, kegiatan yang diikuti oleh setidaknya 30 orang yang terdiri dari Ketua RT, RW, PKK, PSM, Kelsi, perwakilan pesantren, tokoh masyarakat Bhabinkamtibmas dan Babinsa Kel. Kalibening tersebut dibuka oleh Lurah Kalibening, Boang Setiyo Utomo, SE di Gedung Ruang Serba Guna Kelurahan Kalibening, Kecamatan Tingkir Rabu 11/11/2020.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber tenaga kesehatan dari Puskesmas Sidorejo Kidul Kecamatan Tingkir antara lain dr. Aulia Ayu Istiqomah dan seorang petugas promkes Selfrina Desita Vidiarum, SKM.
Dalam sambutannya, Lurah Kalibening menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat dari sumber yang terpercaya, sekaligus sebagai evaluasi akan Gugus Tugas Covid di Kelurahan Kalibening.
“Adanya covid-19 ini telah membawa dampak yang luas di seluruh sendi kehidupan, tidak hanya di kesehatan tapi juga sosial kemasyarakatan. Masyarakat diharuskan beradaptasi dengan kebiasaan baru seperti melaksanakan protokol kesehatan di manapun berada,” kata Lurah Kalibening.
“Pada kesempatan ini, kami menghadirkan tenaga kesehatan sebagai salah satu upaya edukasi secara langsung kepada masyarakat, dari sumber yang terpercaya. Mengingat sekarang ini banyak sekali berita bohong atau hoax tentang covid yang meresahkan,” lanjut Lurah Kalibening.
Sementara itu dalam paparannya, dr. Aulia Ayu menjelaskan berbagai hal tentang asal mula covid, cara penularan, berbagai istilah dalam covid-19 seperti kontak erat, suspek, konfirmasi, isolasi, tata cara isolasi mandiri.
Ia juga menyampaikan tentang bagaimana apabila di suatu lingkungan ada yang terkonfirmasi positif, bagaimana lingkungan tetap bisa membantu secara aman bukan malah menjauhi. “Keberhasilan melawan covid sebelum ada vaksin adalah penerapan protokol kesehatan, dukungan keluarga, dukungan spiritual, dukungan masyarakat, kejujuran akan gejala dan kontak, serta motovasi diri,” ungkapnya.
Disampaikan pula berbagai upaya sosialisasi sejak awal pandemi telah dilakukan oleh pemerintah dengan siaran keliling di berbagai tempat seperti masjid, pasar, sosialisasi lewat media elektronik maupun cetak serta media sosial, mengingat pada awal pandemi belum diperkenankan mengumpulkan orang untuk sosialisasi. Kegiatan dilanjutkan dengan tanya jawab dan diskusi yang dipandu oleh Lurah Kalibening. (sg)



